Demo Site

Senin, 09 April 2012

Walhi: separuh aliran sungai Aceh rusak


Banda Aceh (ANTARA News) - Wahana lingkungan hidup Indonesia (Walhi) menyebutkan sekitar 50 persen Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Aceh rusak parah akibat maraknya aksi perambahan hutan dan penebangan kayu secara ilegal.

Menurut data Walhi tahun 2006, sedikitnya 46 persen DAS di Aceh rusak namun sekarang mungkin sudah mendekati 50 persen, demikian kata Direktur Eksekutif Wahli Aceh TM Zulfikar, di Banda Aceh, Selasa.

Zulfikar menyebutkan kerusakan DAS Krueng Aceh, Krueng Peusangan, dan Krueng Tamiang sudah masuk pada tingkat kritis dengan kerusakannya di atas 50 persen. Sementara pada DAS Krueng Tripa dan Krueng Jambo Aye masih berada di atas 30 persen.

"Penyebab kerusakan DAS yang tersebar di sejumlah daerah di Aceh itu erat kaitannya dengan maraknya perambahan hutan, dan penebangan kayu di luar prosedur, sehingga berdampak pada menurunnya daya dukung lingkungan hidup," kata dia menambahkan.

Data Balai Wilayah Sungai Sumatera I disebutkan terdapat 11 wilayah sungai di seluruh Aceh yang mengalirkan air ke 481 anak sungai lainnya, salah satu yang terbesar Krueng Pase-Peusangan yang membelah tiga kabupaten, yaitu Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tengah.

Induk sungai Peusangan itu memiliki 107 anak sungai yang tersebar di wilayah pesisir timur Provinsi Aceh. 

0 komentar:

Poskan Komentar

UNTUK PASANG IKLAN HUBUNGI :
E-MAIL : AGUNG.HIDAYATULLOH@GMAIL.COM
UNTUK PASANG IKLAN HUBUNGI :
E-MAIL : AGUNG.HIDAYATULLOH@GMAIL.COM
UNTUK PASANG IKLAN HUBUNGI :
E-MAIL : AGUNG.HIDAYATULLOH@GMAIL.COM